Showing posts with label what the fact. Show all posts
Showing posts with label what the fact. Show all posts

Friday, January 15, 2010

Mengapa Orang Menguap, dan Mengapa Menguap itu Menular?

Menguap lebih menular daripada pilek. Melihat seseorang menguap, hampir pasti kamu juga akan menguap. Bahkan hanya membaca tentang menguap dapat membuatmu menguap. Kamu sudah menguap?

Jika ya, kamu tidak sendirian. Manusia menguap sepanjang hari. Kita menguap ketika hendik pergi tidur pada malam hari. dan menurut penelitian, kita banyak menguap ketika menonton televisi. Kita bahkan menguap ketika jogging cepat di taman.

Manusia bukan satu-satunya makhluk yang menguap. Banyak hewan lain, dari singa sampai ikan, membuka rahangnya lebar-lebar untuk menguap juga.

Ketika melihat orang menguap, kita sering mengira mereka letih atau bosan. Tetapi ketik ikan petarung Siam menguap, hati-hati! Ikan jantan mulai menguap ketika mereka melihat jantan lainnya. Lebih banyak menguap lagi terjadi--sekitar satu kali setiap 10 menit. Kemudian ikan menyerang ikan, dan perkelahian pun pecah. Hewan lain, seperti monyet dan singa, menguap ketika lapar.

Mengapa manusia menguap? Penjelasan yang umum adalah kita menguap untuk menghirup oksigen--misalnya ketika berada di ruang pengap. Tetapi Robert Provine, seorang psikolog yang mempelajari soal menguap, berkata itu tidak benar. Orang yang di beri oksigen murni menguap sama seringnya seperti orang yang bernapas dengan udara biasa.
Provine berkata tidak seorang pun tahu pasti mengapa orang menguap atau mengapa menguap begtiu menular. Tetapi ia berusaha mencar tahu.

Selama bertahun-tahun Provine telah mengadakan sejumlah percobaan menguap di Univesitas Maryland, AS. Di salah satunya, ia meminta sukarelawan untuk duduk sendirian di ruang gelap dan berpikir tentang menguap. Ketika mereka ingin menguap, mereka menekan tombol. Ketika menguap selesai, mereka melakukan hal yang sama.

Provine menemukan bahwa rata-rata menguap berlangsung sekitar 6 detik. Satu orang yang berkonsentrasi kuat-kuat menguap 76 kali dalam setengah jam.

Berikutnya, Provine merekam dirinya sendiri menguap atau tersenyum denga video. Ketika diperlihatkan rekaman itu, hanya sekitar satu dari lima penonton tersenyum ketika melihat Provine tersenyum. Tetapi lebih dari setengah penonton menguap bersama psikolog. Kesimpulannya: Menguap tampaknya lebih menular daripada keramahan.
Ketika menguap, kita menengadahkan kepala, rahang jatu, mata terpejam, dan alis berkerut. Provine menunjukkan bahwa ketika kita meregangkan tubuh, biasanya kita juga menguap. Menguap, katanya mungkin cara meregangkan kepala dan leher. Tetapi menguap juga menghentikan sesaat darah yang mengangkut oksigen agar tidak meninggalkan otak. Jadi menguap mungkin sekaligus membangunkan kita selain menenangkan kita.

Kamu dapat melihat sendiri bahwa manguap bukan hanya soal bernapas dalam-dalam dengan melakuka percobaan sendiri, kata Provine. Rapatkan bibirmu pada awal menguap dan cobalahbernapas lewat hidung. Hampir mustahil. Jika menguap hanya bernapas dalam-dalam, hidungmu akan bekerja sama baiknya seperti mulutmu.

Menguap begitu menular, kata Provine, karena otak kita munhkin "terprogram" untung menanggapi wajah menguap. Karena manusai mula-mula hidup dalam kelompok, menguap mungkin cara untuk menyelaraskan perilaku kelompok. Satu orang menguap yang membuat lainnya menguap mungkin berarti waktunya tidur--atau waktunya berburu.




sumber: How Come jilid 2

Tuesday, January 12, 2010

Mengapa Beberapa Jenis Hewan Berhibernasi di Musim Dingin?

Di musim semi, semua beruang terbangun di sepanjang daerah utara. Mereka menguap, meregangkan, dan menggoyangkan badan mereka. Mereka berjalan ke bawah sinar matahari, mungkin sedikit pusing. Bagaimanapun, banyak yang belum makan sesuap pun semenjak musim gugur.

Apa kegunaan hibernasi? Yah, musim dingin yang berselimut salju tidak menyenangkan bagi banyak hewan. Makanan mulai menghilang dari tanah beku. Siang memendek dan dingin; malam panjang dan lebih dingin.Mencari sisa-sisa makanan dapat membakar lebih banyak kalori daripada yang diperoleh hewan dari makanan-itu juga kalau ada yang ditemukan.
Jadi beberapa jenis hewan, seperti burung bermigrasi, pergi ke selatan pada musim dingin. Lainnya bertahan. banyak yang mati. Dan beberapa, seperti burung kolibri, tupai tanah arktik, dan beruang hitam-memilih beristirahat panjang yang dingin. Dengan berhibernasi, hewan mengurangi kebutuhan energi sampai titik minimum.

Jika hibernasi hanya soal tidur, siapa saja dapat melakukannya. Pasang tenda di belakang rumah pada malam bulan Desember, pejamkan mata, dan tidur. Tahu-tahu sudah bulan April. Kamu bangun meregangkan tubuh, dan berkeliaran ke rumah untuk mencari sarapan.

Tentu saja ini tidak akan berhasil. Pertama, kamu tidak akan bisa tertidur cukup lama. Kedua, kamu perlu minum air setelah beberapa hari. Dan ketiga, kamu akan beku.

Tapi hibernasi bukan benar-benara sejenis tidur, Sebagai gantinya, itu adalah metode khusus untuk menurunkan suhu tubuh dan memperlambat denyut jantung untung menghemat energi di masa-masa kelangkaan makanan dan stres.

Menurut Ralph Nelson, M.D., seorang profesor di Universitas Illanois, AS, ada perbedaan antara apa yang oleh para ilmuwan disebut hibernator "sejati," hewan-hewan kecil seperti tupai tanah, dan hewan seperti beruang, yang memasuki bentuk hibernasi yang lebih dangkal setiap musim dingin.

Saat masuk ke dalam hibernasi "sejati," jantung hewan kecil yang tadinya berdenyut cepat antara 150 sampai 300 denyut per menit, berangsur-angsur turun sampai 7 denyut permenit atau lebih sedikit. (Jantung beberapa tupai di California pernah dihitung hanya 1 denyut permenit.) Suhu tubuh perlahan turun dari 38o yang biasanya (mirip suhu tubuh kita) menjadi sama dengan suhu udara di liang yang dibangun hewan itu untuk dirinya-bahkan mendekati titik beku 0oC.

Begitu memasuki hibernasi, hewan itu untuk beberapa waktu mati bagi dunia. Jika kamu bertemu hibernator sejati di sarangnya, kata Nelson, “Kamu dapat melemparnya ke udara dan menangkapnya," dan kumisnya pun tidak akan bergerak.

Namun, si hibernator kecil tidak "tidur" terus. Setiap beberapa minggu, atau bahkan sampai sesering 4 hari sekali, hibernator kecil terbangun dari hibernasinya, seperti pasien terbangun dari obat biusnya. Mereka meneguk air, mungkin makan sedikit, buang air kecil dan besar.

Mereka mungkin terbangun sehari semalam. Kemudian mereka masuk kembali ke keadaan hibernasi sekadar hidup itu. Hibernator kecil bisa kehilangan sekitar 40 persen berat tubuhnya dalam hibernasi musim dingin, dan beberapa tidak bertahan sampai musi semi dan mati.
Beruang di sisi lain, tidak mejalani perubahan yang demikian drastis dalam suhu tubuh dan denyut jantung, dan mereka tetap sadar akan sekelilingnya. Istilah yang lebih tepat daripada hibernasi untuk periode selama beruang tidak aktif, kata Nelson, adalah DORMANT (yang artinya mirip tidur, tetapi tidak persis sama dengantidur ita di malam hari).

Namun, G. Edgar Folk, Jr., seorang profesor dalam psikologi lingkungan di Universitas Iowa, AS, berpendapat beruang terbaik di antara yang lain. tidak seperti hibernator sejati, katanya, beruang tidak perlu bangun beberapa hari untuk makan atau minum. Hebatnya lagi, beberapa beruang dapat tidur selam 7 bulan tanpa makanan, air, atau buang air.

Misalnya saja beruang hitam, yang adalah hewan berdarah panas seperti kita. Mereka berkata “selamat tinggal, dunia” selama 4 bulan atau lebih setiap tahun. Kadang-kadang mereka merangkak ke goa atau meringkuk di dalam lubang pohon. Beberapa beruang menggali lubang di tanah, dan berbaring saja di tengah udara terbuka, tertumpuk salju bulan demi bulan.

Bagaimana beruang dapat bertahan hidup tanpa makanan, air, dalam suhu membeku selama berbulan-bulan? Dengan suatu cara, tubuh beruang secara drastis mengubah metabolismenya-cara sel-sel memakai energy untuk menjaga tubuh tetap bekerja.
Dengan makan berlebihan-kadang-kadang mengunyah hamper sepanjang hari-pada musim panas, beruang hitam menimbun lemak, kadang-kadang setebal 12,5 cm. ketika sedang benar-benar rakus, seekor beruang dapat melahap 20000 kalori sehari. (Bagimu, itu busa berarti sarapan 10 kali, makan siang 10 kali, dan makan malam 10 kali).

Tetapi semua lemak itu adalah kunci bertahannya beruang selama hibernasi. Ketika seekor beruang meringkuk untuk musim dingin, tubuhnya mengalami beberapa perubahan. Biasanya jantung beruang berdenut sekitar 40 kali permenit saat tidur. Namun ketka beruang masuk ke dalam hibernasi, jantungnya melambat sampai sekitar 8 denyut permenit. Dan suhu tubuhnya dapat turun sebesar 13oC-tidak sedrastis hibernator sejati, tetapi akan menyebabkan kepanikan dokter kalau terjadi padamu.

Beruang hibernasi membutuhkan jauh lebih sedikit energy daripada biasanya untuk bertahan hidup. Jadi bukannya makan untuk energy, tubuh beruang perlahan-lahan membakar berlebihan lemaknya.

Ketika lemak terbakar sepenunya, hanya karbon dioksida da air yang tersisa. Selama hibernasi, beruang tidak buang air kecil, jadi ia tidak kehilangan banyak air. Karenanya, bahkan tanpa minum pun, beruang dapat memiliki cukup air yang ia butuhkan hanya dengan membakar lemak.

Kendati beruang dapat melakukan perubahan metabolism yang tidak dapat disaingi hibernator sejati, keadaan tidur mereka tidak sedemikian nyenyak. Suhu tubuh beruang tidak turun sampai menyamai keadaan sekelilingnya, dan penurunan denyut jantung beruang tidak seekstrim itu. Apa artinya ini: Jangan mencoba melempar beruang yang sedang hibernasi ke udara, atau jantungmu akan berhenti karena kaget. Seekor beruang yang sedang berhibernasi mungkin saja tampak tidak berbahaya, tetapi sebenarnya ia sadar dan waspada, matanya seringkali terbuka.

Beruang adalah makhluk yang sangat kejam, kata Folk, dan apabila mereka sangat lapar, mereka dapat saling memakan sesama beruang. Jadi selain dari bahaya lain, beruang dormant harus membuka satu mata dan telinganya untuk berjaga-jaga dari anggota spesiesnya sendiri, yang mungkin kelaparan. Andaikan suhu tubuh beruang turun sampai sama dengan suhu sekeliling, dan beruang masuk ke dalam hibernasi nyenyak yang lupa dunia, ia dapat menghadapi bahaya besar. Karenanya, kata Folk, evolusi telah mengembangkan cara tidur berbeda bagi beruang-yang dalam beberapa cara lebih menakjubkan daripada hibernasi “sejati”

Para ilmuwan yang mempelajari hibernasi hewan berharap memakai apa yana mereka pelajari untuk membantu manusia. Sebagai contoh, mengetahui zat kimia apa saja yang membuat hewan menurunkan pengaturan suhu tubuh mereka mungkin suatu hari dapat membantu dokter mendinginkan tubuh untuk pembedahan tertentu



Thursday, December 31, 2009

Mengapa Kita Punya Dua Mata, Tetapi Hanya Melihat Segalanya Satu?

Ketika kita meihat sebuah benda, masing-masing mata menerima cahaya yg memantul dari benda itu dn mengirim pesan ke otak. Otak mengganbungkan citra dari kedua mata menjadi satu gambar.

Lalu mengapa mata kita punya dua mata? Mengapa otak harus bersusah payah memilah pesan-pesan visual darei dua mata, hanya untuk menciptakan kembali satu citra? Mengapa tidak satu mata saja, di tengah dahi-seperti Cyclops*?

Dua mata memberi kita sesuatu yg tdk dpt diberikan satu mata: penglihatan stereo. Mata kita terpisah sekitar 6 sentimeter. Jadi masing-masing mata melihat benda dari sudut yg sedikit berbeda. Uji hal ini dengan memegang sebuah benda, misalnya jam weker, sekitar 25 cm di depan wajahmu. Lihat dgn kedua mata. Kini tutup mata kanan dan lihat. Kemudian tutup mata kiri dan lihat. Jam itu akan tampak bergeser saat kamu memandangnya dari 2 sudut yg berbeda.

Mata kanan melihat lebih banyak sisi kanan jam dan mata kiri melihat lebih banyak sisi kirinya. Jika kamu sekadar menumpuk satu citra di atasnya, keduanya tidak akan sama persis.

Tetapi otak mengambil 2 citra berbeda itu, menggabungkannya dn membuat satu citra tiga dimensi. Melihat dengan 2 mata membantu kita mengukur kedalaman. Apabila kamu menutup sau mata dan melihat jam tersebut, jam itu tampak jauh lebih datar.

Jenis penglihatan ini disebut penglihatan binokuler. Seperti yg kita lakukan dgn teropong binokuler untuk melihat jauh, kita memandang dunia melalui 2 lensa.

Mata dari banyak hewan lain memiliki posisi yg berbeda dgn kita. Burung pipit leher putih mempunyai mata dikedua sisi kepalanya. Masing-masing mata melihat wilayah yg terpisah sama sekali, membentang dari kiri ke kanan-medam penglihatan yg luas, cocok untuk mencaari serangga yg lezat atau mengamati pemangsa yg ganas.

Seranga dewasa memiliki mata majemuk. matanya terdiri dari banyak faset** atau permukaan, seperti berlian, dan setiap faset adalah sebuah lensa. Mata lalat rumah masing-masing memiliki 4000 faset. Ketika lalat melihat bunga, setiap faset melihat sebagian kecil bunga. kemudian otak lalat menggabungkan ribuan citra itu menjadi satu bunga utuh, seperti keping-keping keramik kecil digabungkan untuk membuat mosaik.

Dgn kata majemuk, benda terlihat paling jelas dari jarak yg sgt, sgt dekat. Jika kamu memegang jam terlalu dekat dgn matamu, itu menjadi buram akibat tidak fokus. Tetapi andaikan kamu adalah lalat, fokus tertajammu terjadi ketika kamu merayap di atas jam. Bagaimanapun juga, serangga kecil itu-dan apa yg terpenting baginya adalah apa yg terjadi beberapa sentimeter di depan, bukan berapa meter


sumber: How Come/Einstein Aja Ingin Tahu! (sorry repost)

*cylclops: a member of a primordial race of giants, each with a single eye in the middle of its forehead
**faset: 1. permukaan yang tergosok rata (pada permata, kaca, dsb); 2. segi atau bagian (dari suatu pembicaraan)

Tuesday, December 29, 2009

Mengapa Dikatakan Orang Kucing Punya 9 Nyawa?

Menurut catatan di salah satu dokter hewan New York City, seekor kucing bernama Sabrina jatuh dari lantai 32 sebuah bangunan dan masih hidup untuk mengeongkan kisahnya. Ia selamat dengan satu gigi patah dan beberapa luka ringan.

Betapa pun menakjubkan kedengarannya, kisah Sabrina tidak terlalu luar biasa. Apabila orang jatuh dari ketinggian, cedera mereka pasti parah. Tengkorak atau tulang belakang mereka dapat patah, dan mereka dapat mengalami pendarahan di dalam. Sangat jarang orang selamat jika jatuh lebih dari beberapa tingkat.

Tetapi banyak kucing selamat setelah jatuh dari ketinggian yg pasti membunuh hewan lain atau manusia. Mungkin kucing itu dibawa ke dokter hewan dengan hidung berdarah, gigi retak, atau tulang rusuk patah, tetapi setidaknya masih hidup. Jadi tampaknya seolah-olah kucing benar-benar hidup kembali setelah kecelakaan yg mematikan. Melihat hal seperti ini terjadi berulang kali, orang bisa mengira kucing mempunyai banyak nyawa.

Tentu saja sebenarnya kucing hanyapunya satu nyawa. Tetapi kucing sangat sangat piawai dlm soal jatuh. Mengapa? Salah satunya, kucing membentur tanah dengan lebih ringan daripada manusia, dan jauh lebih ringan. Jadi jatuhnya lebih lunak. Tetapi bertubuh kecil bukan satu-satunya keuntungannya. Kucing lebih pandai jatuh daripada hewan kecil lainnya.

Seekor kucing yg jatuh terlentang akan berusaha berputar agar mendarat dgn keempat kakinya. Alat-alat keseimbangan yg sgt bagus di telinga dalamnya membuat kucing dapat dgn cepat menentukan apa posisinya saat itu dan memperbaiki diri seolah membawa giroskop*. Dan ketika kucing mendarat dengan kakinya, keempat kakinya menyerap benturan. Juga kaki kucing menekuk saat mendarat. Jadi benturan jatuh tdk langsung bergerak melewati tulang-tulang yg dapat patah, tetapi juga menyebar ke otot dan sendi.

Tetapi fakta paling mengejutkan tentang kucing jatuh: Kucing lebih memungkinkan selamat jatuh dari tempat tinggi dibandingkan dengan tempat rendah. Beberapa dokter hewan New York menemukan bahwa 10 persen dari pasien kucing mereka mati apabila jatuh dari lantai 2 sampai lantai 6 di atas tanah.. Tetapi hanya 5 persen yang mati kalaujatuh dari lantai 7 sampai 32.

Mengapa? Benda berelaksasi-bertambah cepat- saat jatuh. Semua benda jatuh, tidak peduli berapa massanya, mengalami akselerasi atau percepatan 35,4 km per jam, setiap detik selam benda itu jatuh ke arah Bumi. Dimulai dengan 0 mil per jam, kau dpt bergerak lebih dari 160 m per jam setelah jatuh beberapa detik.

Jika tdk ada udara, dan dua benda itu akan mengenai tanah pada saat-bersamaan- bahkan jika yg satu bulu burung dan yg lain lemari es. Namun setelah jatuh dengan jarak tertentu melewati udara, benda mencapai apa yang oleh ilmuwan disebut terminal velocity atau kecepatan akhir, saat friksi (tahanan) udara memperlambat kejatuhan. Sebesar apa melambatnya tergantung pada massa dan luas bidang bend-semenyebar apa massanya. Utk selamat dari jatuh, dibutuhkan massa yg lebih kecil dan luas bidang yg lebih besar.

Dlm istilah nyata, ini berarti orang berukuran rata-rata yang jatuh enam lantai akan meluncur sekitar 190 km per jam sat mendarat. Seekor kucing dapat melayang ke arah buni "hanya" secepat 95 km per jam

Tetapi kucing memiliki keuntungan lain yang tidak terduga. Begitu kucing mencapai kecepatan akhir dan berhenti berakselerasi, kucing dpt sedikit santai. Dlm jatuh berjarak pendek, kecepatan akhir mungkin belum tercapai sampai tiba di tanah. Tetapi jika kucing punya cukup waktu-jika jatuh dari lantai yang lebih tinggi-ia dpt merentangkan kaki-kakinya setelah mencapai kecepatan akhir. Ini membuat tubuhnya berbentuk mirip parasut.

Dan kita tahu apa yg terjadi apabila parasut terbuka. Udara yg bergerak ke atas mempunyai bidang yg lebih luas untuk didorong. Tahanan meningkat. Dan parasut-atau kucing-yg jatuh akan melambat. Mungkin itu sebabnya Sabrina dapat tertatih-tatih berjalan setelah terjun dari lantai 32.



sumber: How Come/Einstein Aja Ingin Tahu Jilid 2. (sorry repost)

*giroskop: alat berupa cakram yang sumbunya berputar antara dua penopang dan tetap diposisinya bila tidak ada pengaruh kekuatan dari luar